Tips Cerdas Menghadapi Pasangan yang Posesif

0

Indramayuonline.com – Baik pria maupun wanita bisa saja menjadi posesif terhadap pasangan, mereka dapat melakukan apapun dengan alasan cinta. Pasangan posesif biasanya mudah marah ketika kita hangout bersama teman, rekan, maupun kerabat. Pasangan selalu ingin tahu apa yang kita lakukan dimana dan dengan siapa, bahkan hingga pertanyaan yang seringkali diutarakan membuat kita risih dan takut.

Jika Anda berada dalam hubungan seperti ini, tentu saja membuat Anda tidak nyaman. Pastinya hubungan menjadi tidak sehat dan bahagia. Tetapi jangan khawatir, ada beberapa langkah yang harus dilakukan dalam mengatasi pasangan posesif:

Berpikir positif
Membangun emotional detachment yang sehat darinya. It means, melakukannya untuk mengingatkan diri sesering mungkin bahwa dia bertanggung jawab dalam suasana hatinya, ketakutannya, dan rasa tidak aman. Itu wajar, karena mungkin dia sangat mencintai Anda, meskipun caranya salah. Tapi dari kasus ini, Anda harus tetap berpikir jernih dan positif.

Bicarakan baik‐baik
Katakan kepada pasangan Anda bagaimana posesifnya sehingga Anda tidak merasa nyaman. Karena orang yang posesif tidak pernah menyadari sikapnya. Sedangkan mereka berpikir tindakan mereka sangat benar dalam menjaga cintanya, dengan alasan untuk melindungi kekasihnya. Akan tetapi, mereka tidak menyadari dampak negatif atas perilakunya. Jadi alangkah baiknya buka forum, bicarakan baik‐baik sehingga tidak mudah sensitif. Bicarakan solusi secara bersama, jika sudah tidak sejalan, maka lebih baik untuk di akhiri.

Lebih tegas dengan apa yang Anda rasakan
Sebagai contoh, Anda tidak menjawab telepon setiap kali dia menghubungi. Karena banyak kasus yang terjadi, pasangan yang posesif seringkali menelpon tanpa peduli waktu dan situasi. Apa yang Anda rasakan jika seperti itu? Pastinya akan merasa jenuh dan tentunya Anda sangat membutuhkan ruang dan waktu tanpa adanya gangguan dari mitra posesif. Solusinya, harus lebih tegas terhadap perilakunya.

Resure about your love
Beberapa orang menjadi sangat posesif. Faktor tersebut biasanya karena terlalu khawatir akan penghianatan. Dengan demikian, sebagai pria sejati, kita harus berusaha meyakinkan si wanita bahwa Anda sangat mencintai dia, dan rubahlah dia secara perlahan untuk menjadi lebih tenang tanpa adanya rasa khawatir.

Hal yang perlu diingat, jika seorang pasangan tidak ingin mengubah perilakunya setelah Anda membicarakan keluhan satu sama lain, alangkah baiknya Anda tinjau kembali. Apakah hubungan percintaan ini masih bisa diperjuangkan atau sebaliknya? (Riz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here