Limbah Kambing Membuat Resah Warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea

1

Indramayuonline.com – Warga Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu akhir-akhir ini resah karena pencemaran lingkungan yang terjadi di wilayah mereka.

Pencemaran tersebut diakibatkan adanya kandang kambing ternak milik salah seorang warga di tengah-tengah pemukiman padat penduduk tersebut. Limbah kotoran kambing dari peternakan itu oleh pemiliknya dibuang ke aliran Sungai Poros.

“Akibatnya warga tidak bisa mempergunakan air sungai itu untuk mandi dan memasak air minum karena tercemar kotoran kambing,” terang Rasilah, warga setempat.
Dia menambahkan, selain air sungai yang tercemar, warga juga terserang diare, muntah-muntah dan sesak nafas akibat sekam sisa makanan kambing yang dibakar dan menimbulkan asap.

Kandang ternak kambing yang meresahkan warga itu terletak di RT 008 RW 03, Desa Cempeh, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Di dalam kandang itu terdapat lebih dari 50 ekor kambing.

“Kami sudah mencoba memberitahukan hal ini (pencemaran lingkungan) kepada Instansi terkait di kecamatan, namun tidak ada tanggapan.” Ujar Rasilah lagi. Dia dan juga warga lainnya berharap persoalan ini segera diatasi. Pasalnya, ternak kambing milik Lumbung Desa saja sudah direlokasi ke pinggir bantaran sungai Cibuaya, tetapi mengapa ternak milik warga umum yang mengganggu lingkungan justru dibiarkan.(Riz/Asep)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here